Keris Singa Barong Luk 9 Kinatah Emas
Bilah Singa Barong melambangkan puncak keberanian ksatria, kewibawaan kepemimpinan tangguh, dan perlindungan kedaulatan negeri. Berasal dari era Kesultanan Demak Bintoro pada masa kebangkitan peradaban Islam pesisir Jawa, bilah ini memadukan kekuatan spiritual dan ketajaman pertahanan tingkat tinggi.
Bagian gandik dihiasi pahatan patung Singa Barong gagah yang mengulum butiran emas permata di mulutnya, disepuh kinatah emas murni 24 karat. Sembilan kelukan luk mengalir anggun dengan pamor Banyu Mili yang melambangkan kelancaran rezeki dan kejernihan pikiran yang tak pernah terhenti. Dibalut warangka Ladrang Surakarta berbahan kayu Tayuman langka dan pendok kemalo abang beraksen emas.
Ditetapkan pada tahun 2005 dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan, Keris Indonesia memenuhi pakem kanonik ketat tentang tradisi lisan lintas generasi, keterampilan empu adiluhung, dan simbolisme kosmis.
Akuisisi via Konsier VIP →